SuperTim vs Teamwork: Tools Agensi Barat vs Solusi Manajemen Tim Indonesia

TL;DR (Singkatnya)
Teamwork adalah platform manajemen proyek yang sangat baik untuk agensi digital — dengan fitur billing klien, time tracking, dan milestone yang kuat. Namun harganya dalam USD, tidak ada bahasa Indonesia, dan tidak ada KPI tracking otomatis. SuperTim adalah alternatif yang lebih relevan untuk agensi Indonesia.
Teamwork adalah platform yang secara khusus dirancang untuk agensi digital dan perusahaan jasa — ini yang membedakannya dari tools manajemen proyek pada umumnya. Fitur seperti billing klien, retainer management, dan profitability tracking menjadikannya populer di kalangan agensi di luar Indonesia.
Tapi apakah Teamwork tepat untuk agensi dan bisnis jasa di Indonesia?
Kelebihan Teamwork
- Client management — portal klien, project visibility per klien
- Billing & time tracking — tagihan berdasarkan jam kerja, retainer management
- Profitability tracking — hitung apakah project profitable
- Milestone tracking — deliverable yang jelas per fase project
- Gantt chart — perencanaan timeline yang visual
Keterbatasan untuk Konteks Indonesia
1. Harga USD yang Signifikan
Hitung Metrik Bisnis Anda Secara Otomatis
Gunakan kalkulator gratis kami untuk menghitung Burn Rate, BEP, atau KPI karyawan tanpa rumus rumit.
Lihat Alat Gratis SuperTimTeamwork Starter mulai dari $5.99/user/bulan (tahunan). Tapi fitur billing dan profitability baru ada di paket Deliver ($9.99/user) dan Grow ($17.99/user).
Tim 10 orang di Grow = $179.9/bulan ≈ Rp 2.880.000/bulan — untuk agensi yang kliennya lokal Indonesia, margin ini cukup significant.
2. Tidak Ada KPI Bisnis Terintegrasi
Teamwork punya time tracking dan profitability, tapi tidak ada modul KPI yang terhubung ke goal bisnis secara menyeluruh. Tidak ada check-in atau wellbeing monitoring.
3. Tidak Ada Bahasa Indonesia
Ingin Belajar Lebih Banyak?
Jelajahi panduan lengkap kami tentang OKR, KPI, dan manajemen tim modern.
Baca Artikel Lainnya4. Billing dalam USD — Klien Indonesia Bayar Rupiah
Ironi: tools untuk agensi yang melayani klien Indonesia, tapi sistem billing-nya dalam USD. Tidak ada template invoice dalam Rupiah.
💡 Insight dari Tim SuperTim: Untuk agensi digital Indonesia dengan klien lokal, Teamwork memberikan banyak overhead yang tidak relevan. Anda tidak butuh billing dalam USD dan client portal dalam bahasa Inggris. Yang Anda butuhkan adalah sistem kerja tim yang transparan, KPI per project/klien, dan deadline yang tidak pernah terlewat. SuperTim dirancang persis untuk itu.
Perbandingan: SuperTim vs Teamwork
| Kriteria | SuperTim | Teamwork |
|---|---|---|
| Harga (Tim 10 Org) | ~Rp 990.000–1.490.000/bln | ~Rp 960.000–2.880.000/bln |
| Bahasa Indonesia | ✅ Penuh | ❌ Inggris |
| KPI Tracking | ✅ Built-in | ❌ Time/profit only |
| Daily Check-in | ✅ Built-in | ❌ Tidak ada |
| AI Coach | ✅ Ada | ❌ Tidak ada |
| Client Portal | ❌ | ✅ Ada |
| Billing/Invoice | ❌ | ✅ Ada (USD only) |
| Time Tracking | ❌ | ✅ Core feature |
| Profitability | ❌ | ✅ Ada |
| Gantt Chart | ⚠️ Roadmap | ✅ Ada |
| Harga Stabil Rupiah | ✅ Ya | ❌ USD |
Kesimpulan
Pilih Teamwork jika agensi Anda billing klien berdasarkan jam kerja dan butuh client portal serta profitability tracking yang terintegrasi.
Pilih SuperTim jika Anda agensi Indonesia yang butuh sistem manajemen tim yang simple, KPI per project dan klien, dan tidak mau bayar overhead untuk fitur billing kompleks yang tidak relevan dengan model bisnis Anda.
🚀 Coba SuperTim Gratis — Tanpa Kartu Kredit
Baca Juga:
- SuperTim vs Asana: Mana untuk Agensi?
- Studi Kasus: Agensi yang Kurangi 70% Notifikasi
- Cara Mengatur KPI Tim yang Efektif
- SuperTim vs Monday.com
\n
Ditulis oleh
SuperTim Editor
Product & Productivity Specialist


