Home/
SuperTim vs Monday.com: Mana yang Lebih Cocok untuk Bisnis Indonesia?
Komparasi Produk24 Februari 202611 min read

SuperTim vs Monday.com: Mana yang Lebih Cocok untuk Bisnis Indonesia?

SuperTim vs Monday.com: Mana yang Lebih Cocok untuk Bisnis Indonesia?

TL;DR (Singkatnya)

Monday.com adalah platform manajemen proyek kelas dunia, namun harganya yang mahal dalam kurs USD, antarmuka yang overwhelming, dan kurangnya fitur KPI terintegrasi menjadi hambatan nyata untuk bisnis Indonesia. SuperTim hadir sebagai alternatif yang dibangun khusus: harga lokal, bahasa Indonesia penuh, dan fitur Goal–KPI–Proyek–Tugas dalam satu platform.

Pertanyaan ini sering kami terima dari calon pengguna SuperTim: "Saya sudah pernah coba Monday.com, apa bedanya dengan SuperTim?"

Pertanyaan yang sangat tepat — dan jawabannya bukan sekadar soal fitur. Ini soal siapa yang dirancang untuk siapa.

Monday.com adalah produk kelas dunia yang melayani perusahaan Fortune 500 di San Francisco, London, dan Tokyo. SuperTim.id dibangun khusus untuk Tim Juara 🏆 di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan ribuan kota lain di Indonesia. Perbedaannya bukan cuma di nama — ini perbedaan filosofi yang berdampak nyata pada keseharian kerja Anda.

Hitung Metrik Bisnis Anda Secara Otomatis

Gunakan kalkulator gratis kami untuk menghitung Burn Rate, BEP, atau KPI karyawan tanpa rumus rumit.

Lihat Alat Gratis SuperTim

Artikel ini akan membedah perbandingan SuperTim vs Monday.com secara jujur dan berdasarkan data, supaya Anda bisa pilih yang paling cocok. Jika Anda juga masih menggunakan grup WhatsApp atau Excel untuk manajemen tim, baca dulu mengapa WhatsApp bukan solusi yang tepat dan kapan Anda harus berhenti mengandalkan Excel.

Mengenal Monday.com: Kekuatan dan Kelemahannya

Monday.com adalah platform manajemen kerja (work management platform) yang diluncurkan pada 2012 dan kini melayani lebih dari 200.000 organisasi di seluruh dunia. Kekuatan utamanya adalah fleksibilitas ekstrem — Anda bisa membuat hampir semua jenis tampilan: board, kalender, Gantt chart, form, hingga dashboard kustom.

Namun di balik kekuatan itu, ada kelemahan yang jarang dibahas secara terbuka.

Apa yang Bagus dari Monday.com?

  • Visual yang memukau — interface berwarna-warni dan intuitif untuk pertama kali lihat
  • Sangat fleksibel — bisa dikonfigurasi untuk hampir semua jenis pekerjaan
  • Ekosistem integrasi luas — terhubung ke 200+ aplikasi (Slack, Zoom, Google Drive, dll)
  • Fitur automasi — workflow otomatis yang powerful untuk tim enterprise

Di Mana Monday.com Kurang Cocok untuk Bisnis Indonesia?

Ini jujur dan berdasarkan pengalaman nyata tim kami dalam membantu ratusan bisnis Indonesia:

1. Harga yang "Pedas" di Kurs Rupiah

Ingin Belajar Lebih Banyak?

Jelajahi panduan lengkap kami tentang OKR, KPI, dan manajemen tim modern.

Baca Artikel Lainnya

Monday.com berbandel di harga USD. Per Februari 2026, paket terendah mereka (Basic) mulai dari $12/pengguna/bulan, yang berarti:

  • Tim 10 orang = $120/bulan ≈ Rp 1.920.000/bulan
  • Tim 20 orang = $240/bulan ≈ Rp 3.840.000/bulan

Belum lagi fluktuasi kurs! Jika rupiah melemah, biaya Anda naik otomatis.

2. Terlalu Kompleks untuk UKM

Monday.com dirancang untuk melayani perusahaan multinasional yang punya anggaran IT dan tim onboarding khusus. Hasilnya? Kurva belajarnya (learning curve) cukup curam untuk tim 5–20 orang di Indonesia yang tidak punya waktu training berhari-hari. Banyak bisnis akhirnya terjebak menggunakan Excel sebagai alternatif yang justru menciptakan masalah baru.

3. Tidak Ada Fitur KPI Terintegrasi

Di Monday.com, tracking KPI harus dibuat manual menggunakan dashboard kustom yang memerlukan setup cukup teknis. Tidak ada modul "Goal → KPI → Task" yang terhubung otomatis. Anda harus membangun semuanya dari nol.

4. Tidak Ada Dukungan Bahasa Indonesia

Seluruh antarmuka, notifikasi, dan dukungan pelanggan menggunakan bahasa Inggris. Untuk tim yang tidak terbiasa dengan bahasa Inggris di pekerjaan sehari-hari, ini bisa jadi hambatan adopsi yang signifikan.

💡 Insight dari Tim SuperTim: Dari pengalaman kami membantu 100+ tim Indonesia beralih dari berbagai tools, hambatan terbesar adopsi aplikasi manajemen bukan soal fitur — tapi soal bahasa dan konteks budaya. Tim yang ngobrolnya bahasa Indonesia perlu aplikasi yang juga "berbicara" bahasa Indonesia. Ini juga yang sering kami temukan di studi kasus agensi digital yang berhasil mengurangi 70% notifikasi chat.

SuperTim: Alternatif Lokal yang Dibangun untuk Konteks Indonesia

SuperTim.id bukan sekadar "versi murah" Monday.com. Kami punya filosofi yang berbeda: menghubungkan Goal → KPI → Proyek → Tugas harian dalam satu alur yang logis, dengan AI sebagai asisten manajer — bukan sekadar chatbot.

Ini yang membuat SuperTim berbeda dan relevan untuk bisnis Indonesia:

Fitur Goal & KPI Terintegrasi (Bukan Hanya Task Manager)

Mayoritas tool manajemen tugas hanya bisa mengelola tasks. SuperTim melangkah lebih jauh:

  1. Buat Goal — Misalnya: "Tambah 10 klien baru Q1 2026"
  2. Tentukan KPI — "Jumlah meeting sales per minggu", target: 15, progress otomatis terhitung
  3. Buat Project & Task — Setiap task bisa dikaitkan ke KPI, jadi setiap pekerjaan punya akuntabilitas yang jelas
  4. Dashboard Owner — Lihat semuanya dalam satu layar: siapa yang merah, kuning, hijau

Di Monday.com, alur ini harus Anda bangun sendiri dengan konfigurasi manual. Di SuperTim, sudah built-in by design.

Harga dalam Rupiah, Bukan Dollar

SuperTim menggunakan pricing dalam Rupiah, jadi tidak ada kejutan biaya akibat fluktuasi kurs:

  • Freemium: Gratis untuk tim kecil (s.d. 5 user, 3 project aktif, 5 KPI)
  • Small Team: Rp 99.000–149.000/bulan (s.d. 15 user)
  • Big Team: Rp 249.000–499.000/bulan (multi-cabang, dashboard cabang)
  • Unlimited Team: Flat per organisasi, user tak terbatas

Bandingkan dengan Monday.com yang bisa menguras Rp 2–5 juta per bulan untuk tim yang sama ukurannya.

AI Coach — Bukan Chatbot Biasa

SuperTim dilengkapi AI Coach yang memahami konteks bisnis Anda:

  • Bisa tanya: "Bisnis saya agency digital, target Q1 adalah 5 klien baru. Saran KPI-nya apa?"
  • AI akan merespons dengan saran KPI konkret dan template tugas mingguan
  • AI juga bisa generate ringkasan mingguan otomatis untuk dashboard

Monday.com punya fitur AI juga, tapi fiturnya tersedia di paket enterprise yang harganya jauh lebih mahal.

Perbandingan Head-to-Head: SuperTim vs Monday.com

KriteriaSuperTimMonday.com
Harga (Tim 10 Org)~Rp 990.000–1.490.000/bulan~Rp 1.920.000+/bulan (kurs bisa naik)
Bahasa Antarmuka✅ Bahasa Indonesia penuh❌ Bahasa Inggris
Dukungan Pelanggan✅ WA + Email (Bahasa Indonesia)⚠️ Email (Bahasa Inggris, response lambat)
Fitur KPI Terintegrasi✅ Built-in (Goal → KPI → Task)❌ Harus buat manual/kustom
AI Coach✅ Ada (termasuk paket berbayar)⚠️ Ada, tapi paket enterprise saja
Daily/Weekly Check-in✅ Built-in❌ Tidak ada
Kemudahan Setup✅ Siap pakai dalam 3 menit⚠️ Perlu waktu lebih lama untuk konfigurasi
Cocok untuk UKM/UMKM✅ Sangat cocok⚠️ Lebih cocok untuk enterprise
Pricing dalam Rupiah✅ Ya (bebas fluktuasi kurs)❌ USD (risiko kurs)
Free Plan✅ Ada (5 user, 3 project)⚠️ Hanya trial 14 hari
Multi-Cabang✅ Tersedia✅ Tersedia
Kanban Board✅ Ada✅ Ada
Gantt Chart⚠️ Roadmap✅ Ada
Integrasi Eksternal⚠️ Roadmap✅ 200+ integrasi
Mobile App Native⚠️ Roadmap✅ Ada

Interpretasi Tabel

Monday.com unggul di breadth (banyaknya fitur) dan ekosistem integrasi. SuperTim unggul di depth yang relevan untuk Indonesia: KPI terintegrasi, harga Rupiah, bahasa lokal, dan AI Coach yang paham konteks bisnis lokal.

Pertanyaannya bukan "mana yang lebih canggih", tapi "mana yang lebih sesuai kebutuhan tim Anda hari ini?"

Siapa yang Sebaiknya Pilih Monday.com?

Jujur kami sampaikan — Monday.com cocok untuk Anda jika:

  • Tim Anda adalah ≥50 orang dengan kebutuhan workflow yang sangat kompleks dan terkustomisasi
  • Anda sudah punya tim IT atau admin yang bisa melakukan konfigurasi dan onboarding
  • Budget IT bulanan Anda tidak sensitif terhadap fluktuasi kurs USD
  • Tim Anda sudah terbiasa bekerja dalam bahasa Inggris sepenuhnya
  • Anda butuh integrasi ke banyak tools enterprise (Salesforce, Jira, dll)

Siapa yang Sebaiknya Pilih SuperTim?

SuperTim adalah pilihan tepat untuk Anda jika:

  • Tim Anda 5–100 orang dan berkomunikasi dalam bahasa Indonesia
  • Anda butuh KPI tracking yang terhubung langsung ke tugas harian — bukan spreadsheet terpisah
  • Anda ingin alat yang langsung produktif dalam 1 hari, bukan 1 minggu training
  • Anda adalah Owner atau Manager yang ingin melihat "siapa yang hijau dan siapa yang merah" dalam satu dashboard — konsep yang kami bahas di tanda bisnis Anda siap scaling
  • Anda ingin harga yang stabil dalam Rupiah, bukan bergantung kurs
  • Anda peduli dengan budaya kerja tim yang sehat dan tidak mau karyawan burnout karena sistem yang kacau

💡 Insight dari Tim SuperTim: Banyak bisnis Indonesia yang pernah coba Monday.com akhirnya "underpenge" — membayar mahal untuk fitur-fitur yang tidak pernah dipakai. SuperTim dirancang berdasarkan prinsip "fitur inti yang langsung terpakai", bukan fitur yang keliatan keren tapi jarang dibutuhkan UKM. Mulailah dengan SOP kerja yang jelas sebelum memilih tools — karena tools terbaik pun tidak akan berfungsi tanpa sistem yang terstruktur.

Studi Kasus: Agensi Digital Bandung Pindah ke SuperTim

Sebuah agensi konten di Bandung dengan 12 orang tim sebelumnya menggunakan Monday.com selama 6 bulan. Biaya yang mereka bayar: Rp 2.160.000/bulan untuk paket Standard (12 user × $15).

Masalah yang mereka hadapi:

  • Tim merasa "overwhelmed" dengan banyaknya pilihan konfigurasi Monday.com
  • Tidak ada cara mudah untuk tracking KPI tim (berapa artikel dipublish per orang, berapa revisi dikerjakan, dll)
  • Dukungan pelanggan lambat dan harus komunikasi dalam bahasa Inggris

Setelah pindah ke SuperTim:

  • Biaya turun menjadi Rp 990.000/bulan untuk 12 user
  • Setup selesai dalam 1 hari (bukan 2 minggu seperti Monday.com)
  • KPI per orang (jumlah konten dipublish, revisi, deadline met rate) terhitung otomatis
  • Tim langsung paham antarmuka karena full Bahasa Indonesia

Penghematan: Rp 1.170.000/bulan = Rp 14.040.000/tahun — cukup untuk gaji 1 freelancer tambahan.

Cara Mulai dengan SuperTim (Gratis, Tanpa Kartu Kredit)

Ingin merasakan perbedaannya sendiri? Proses onboarding SuperTim hanya butuh 3 langkah:

  1. Daftar gratis di supertim.id/daftar — tidak perlu kartu kredit
  2. Buat workspace dan undang anggota tim Anda (s.d. 5 orang di paket gratis)
  3. Mulai project pertama — buat task, assign ke anggota, set deadline

Dalam 30 menit pertama, Anda sudah bisa lihat perbedaan nyata dibanding cara kerja lama.


Ingin merasakan langsung pengalaman manajemen tim yang dirancang untuk bisnis Indonesia? 🚀 Coba SuperTim Gratis Sekarang — Tanpa Kartu Kredit

FAQ: SuperTim vs Monday.com

1. Apakah SuperTim bisa menggantikan Monday.com sepenuhnya?

Untuk sebagian besar kebutuhan UKM dan tim Indonesia berukuran 5–100 orang, ya. SuperTim mencakup task management, KPI tracking, check-in harian, dan AI coach. Namun jika Anda membutuhkan integrasi ke ratusan tools enterprise atau Gantt chart yang sangat kompleks, Monday.com mungkin masih relevan.

2. Berapa biaya migrasi dari Monday.com ke SuperTim?

Tidak ada biaya tersembunyi. Anda cukup daftar SuperTim (gratis), buat ulang project Anda, dan undang tim. Tim kami juga siap membantu proses onboarding via WhatsApp jika dibutuhkan.

3. Apakah data di SuperTim aman seperti di Monday.com?

SuperTim menggunakan infrastruktur cloud dengan enkripsi data standar industri. Semua data tersimpan aman dan di-backup secara rutin. Detail keamanan tersedia di halaman Security SuperTim.

4. Apakah SuperTim ada versi mobile app?

Saat ini SuperTim tersedia sebagai web app yang mobile-responsive (bisa diakses nyaman dari browser HP). Mobile app native sedang dalam roadmap pengembangan.

5. Apa perbedaan KPI di SuperTim vs Monday.com?

Di Monday.com, KPI harus dibuat manual menggunakan formula dan dashboard kustom — memerlukan pengetahuan teknis. Di SuperTim, modul KPI sudah built-in: Anda tinggal isi nama KPI, target, satuan, dan sistem otomatis menghitung progress-nya.

6. Apakah SuperTim cocok untuk startup tahap awal?

Sangat cocok. Paket Freemium SuperTim tersedia gratis untuk tim hingga 5 user dengan 3 project aktif dan 5 KPI — ideal untuk startup yang baru mulai membangun sistem kerja.

7. Apakah bisa coba SuperTim tanpa menutup akun Monday.com?

Tentu saja. Daftar SuperTim tidak mengganggu tools lain yang Anda gunakan. Banyak tim yang coba paralel beberapa minggu sebelum memutuskan untuk migrasi penuh.

8. Mengapa SuperTim lebih murah dari Monday.com?

SuperTim dibangun untuk pasar Indonesia dengan infrastruktur yang efisien dan fokus pada fitur yang benar-benar dibutuhkan UKM lokal. Kami tidak perlu membayar overhead pemasaran global seperti yang dilakukan perusahaan SaaS internasional.

Kesimpulan: Pilih Tools yang Tepat untuk Tim Anda

Tidak ada tools yang "the best" untuk semua orang. Monday.com memang hebat untuk perusahaan global berskala besar. Tapi jika tim Anda adalah bisnis Indonesia yang ingin:

...maka SuperTim adalah pilihan yang jauh lebih masuk akal.

Jangan biarkan biaya alat manajemen menjadi beban. Investasi tepat pada sistem kerja yang benar akan langsung berdampak pada produktivitas dan profit bisnis Anda. Dan ingat — tools terbaik selalu dimulai dari budaya kerja tim yang sehat dan SOP yang jelas.

Baca Juga:


\n

Suka artikel ini?

Bagikan ke rekan kerja Anda

Ditulis oleh

SuperTim Editor

SuperTim Editor

Product & Productivity Specialist