Selamat Tinggal Double Input: Rilis Executive Dashboard SuperTim (Looker Killer)
Selamat Tinggal Double Input: Rilis Executive Dashboard SuperTim (Looker Killer)
TL;DR (Singkatnya)
Fitur Analytics Dashboard di SuperTim baru saja mendapatkan upgrade masif menjadi Executive Dashboard. Menampilkan Portfolio Chart interaktif, Drill-down tugas secara real-time, dan memusnahkan kebutuhan integrasi dengan Looker atau Google Data Studio.
Membangun laporan khusus untuk manajemen level atas (C-Level, Manajer, atau Owner) biasanya merupakan mimpi buruk bagi tim operasional.
Biasanya, alurnya seperti ini: Tim bekerja di aplikasi task management (seperti Trello atau Asana), lalu di akhir minggu, seseorang harus menarik data tersebut, mengimpornya ke Excel, dan menyambungkannya ke Google Looker Studio atau Tableau untuk dibuatkan grafik yang indah.
Proses ini menciptakan "Double Input"—kerja dua kali hanya demi sebuah laporan.
Hitung Metrik Bisnis Anda Secara Otomatis
Gunakan kalkulator gratis kami untuk menghitung Burn Rate, BEP, atau KPI karyawan tanpa rumus rumit.
Lihat Alat Gratis SuperTimHari ini, kami meluncurkan Executive Dashboard Analitik SuperTim, solusi all-in-one yang membunuh kebutuhan Anda akan alat analitik pihak ketiga.
Mengapa Kami Membangun Ini?
Banyak user kami yang bercerita bahwa mereka harus merekrut staf admin khusus hanya untuk maintain Looker Studio. Datanya sering telat (delay) dan kalau ada perubahan status mendadak, grafiknya tidak otomatis bergeser.
Sebagai platform berbasis eksekusi langsung (AI Coach yang mengeksekusi), kami sadar bahwa laporan yang baik adalah laporan yang datanya dihasilkan tanpa staf Anda sadari.
Apa yang Baru di Executive Dashboard?
1. Portfolio Chart (Helicopter View)
Dashboard kini memiliki grafik donat (Pie Chart) yang sangat besar di bagian atas. Ini merangkum SEMUA proyek aktif yang ada di dalam perusahaan/organisasi Anda. Anda bisa langsung melihat persentase tugas yang Overdue, In Progress, atau Done lintas departemen, tanpa harus membuka proyeknya satu per satu.
2. Interactive Drill-Down
Ini adalah fitur killer kami. Grafik yang kami sediakan bukan sekadar gambar statis. Coba klik area warna merah (Overdue) pada grafik donat tersebut. Boom! Tabel di bawah grafik akan langsung memfilter secara real-time, menampilkan daftar tugas mana saja dari proyek mana saja yang sedang Overdue.
Ingin Belajar Lebih Banyak?
Jelajahi panduan lengkap kami tentang OKR, KPI, dan manajemen tim modern.
Baca Artikel LainnyaEksekutif tidak perlu lagi bertanya "Tugas apa yang nyangkut?", mereka tinggal klik grafiknya.
3. Native Integration (Tanpa Zapier/Make)
Karena dashboard ini hidup di dalam ekosistem SuperTim, data ditarik secara native dari operasional sehari-hari. Ketika tim Anda menekan tombol "Selesai" pada sebuah tugas, grafik di Executive Dashboard bergerak maju di detik yang sama.
Ucapkan Selamat Tinggal Pada Looker Studio
Dengan kapabilitas filtering tingkat lanjut, metrik SLA (Lead Time & Cycle Time), serta perbandingan prioritas, kami yakin Anda tidak perlu lagi membayar mahal konsultan data untuk membuatkan Anda dashboard pelaporan.
Semuanya sudah tersedia, 100% out-of-the-box, dan otomatis mengumpulkan data dari operasional harian tim Anda.
Cara Mengaksesnya
Fitur ini tersedia mulai hari ini untuk semua pengguna langganan PRO. Jika Anda adalah Owner, Manager, atau Admin, Anda akan melihat menu baru bertuliskan "Dashboard Analitik" dengan ikon 📈 di navigasi sebelah kiri (kategori: Analitik).
(Catatan: Anggota tim biasa tidak akan melihat menu ini untuk menjaga kerahasiaan performa lintas divisi).
Siap membuang Double Input dari perusahaan Anda? Buka SuperTim sekarang dan pantau performa tim Anda layaknya seorang CEO sungguhan!
Ditulis oleh
SuperTim Product Team
Product Updates