NPS (Net Promoter Score)
Pelajari apa itu NPS (Net Promoter Score), rumus perhitungan loyalitas pelanggan, serta klasifikasi Promoters, Passives, dan Detractors.
Apa itu NPS?
NPS (Net Promoter Score) adalah metrik survei kepuasan pelanggan yang mengukur tingkat loyalitas, kesetiaan, dan antusiasme pelanggan terhadap produk atau layanan Anda dengan menanyakan satu pertanyaan sederhana: "Seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan produk kami kepada teman atau rekan kerja Anda?" (skala 0 sampai 10).
Mengapa NPS Penting?
NPS adalah indikator kesehatan hubungan jangka panjang pelanggan dengan merek Anda. Skor NPS yang tinggi berkorelasi langsung dengan tingkat loyalitas retensi yang tinggi, peningkatan rujukan mulut ke mulut (word-of-mouth), serta penurunan tingkat pembatalan langganan (churn rate).
Klasifikasi Responden NPS
Berdasarkan nilai skala 0-10 yang diberikan, responden dikelompokkan menjadi tiga kategori:
- Promoters (Skor 9 - 10): Pelanggan yang sangat puas dan loyal. Mereka aktif merekomendasikan produk Anda ke orang lain dan berkontribusi besar pada pertumbuhan organik bisnis.
- Passives (Skor 7 - 8): Pelanggan yang cukup puas namun tidak antusias merekomendasikan. Mereka rentan beralih ke kompetitor jika ditawari harga yang lebih murah atau fitur yang lebih menarik.
- Detractors (Skor 0 - 6): Pelanggan yang tidak puas dan berpotensi menyebarkan ulasan negatif yang dapat merusak reputasi merek bisnis Anda di pasar.
Rumus Cara Menghitung NPS
Skor NPS berkisar antara -100 hingga +100, dihitung dengan mengurangi persentase Detractors dari persentase Promoters: [\text{NPS} = %\text{ Promoters} - %\text{ Detractors}]
Best Practice dari SuperTim: Setelah pelanggan memberikan skor NPS, selalu sediakan kolom pertanyaan terbuka berbunyi "Apa alasan utama Anda memberikan skor tersebut?". Umpan balik kualitatif ini adalah tambang emas data bagi tim produk untuk memprioritaskan perbaikan fitur.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Hanya Berfokus Pada Nilai Angka: Berbangga dengan skor NPS yang tinggi namun mengabaikan keluhan tertulis dari kategori Detractors yang sebenarnya berisiko segera membatalkan langganan.
- Mengirimkan Survei di Waktu yang Salah: Mengirimkan survei NPS sesaat setelah pelanggan mengalami kendala teknis berat tanpa menyelesaikan masalah mereka terlebih dahulu.
Tingkatkan Produktivitas Tim Anda dengan SuperTim! Sulit menyelaraskan keluhan umpan balik survei pelanggan dengan tugas perbaikan harian tim teknis Anda? Dokumentasikan perbaikan fitur, pantau kolaborasi tugas, dan selaraskan prioritas kinerja tim Anda dengan SuperTim AI Coach. Coba Gratis 14 Hari di SuperTim.id sekarang!
🚀 Capek Pantau Target Kerja Tim Secara Manual?
SuperTim menyelaraskan KPI, tugas, dan target tim Anda secara instan menggunakan asisten AI Coach. Tinggalkan cara lama yang tidak efisien.
Coba SuperTim Gratis Sekarang