Finansial & Gaji

Invoice (Faktur)

Arti Invoice atau Faktur dalam dunia kerja B2B, fungsinya, dan perbedaannya dengan kuitansi.

Apa itu Invoice?

Invoice (dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai Faktur) adalah dokumen komersial yang diterbitkan oleh pihak penjual (pemasok/vendor) kepada pihak pembeli, yang berisi rincian tagihan atas barang atau jasa yang telah diberikan.

Sederhananya, surat ini berarti: "Saya sudah mengerjakan bagian saya, sekarang tolong transfer uangnya sesuai nominal ini."

Perbedaan Invoice dengan Kuitansi (Receipt)

Banyak staf administrasi baru yang keliru membedakan keduanya, padahal posisinya berkebalikan:

  • Invoice (Faktur): Diberikan SEBELUM pembayaran dilakukan. Ini adalah surat tagihan.
  • Kuitansi (Receipt): Diberikan SETELAH pembayaran dilakukan. Ini adalah tanda bukti bahwa uang sudah diterima dan lunas.

Anatomi Invoice B2B

Dalam transaksi Business to Business (B2B), format invoice tidak boleh sembarangan. Invoice yang profesional setidaknya wajib mencantumkan:

  1. Nomor seri dokumen (misal: INV/2026/08/001).
  2. Tanggal penerbitan dan Tenggat Waktu Pembayaran (Due Date / Term of Payment), misal "Net 30" (harus dibayar paling lambat 30 hari).
  3. Informasi penjual (Logo, Nama PT, Alamat, NPWP perusahaan).
  4. Informasi pembeli (Alamat tagih klien).
  5. Rincian pesanan (Kuantitas, Harga satuan, Subtotal).
  6. Total pajak (PPN 11%).
  7. Instruksi Pembayaran: Nomor rekening bank perusahaan tujuan transfer.

Jangan biarkan klien menunda pembayaran gara-gara format invoice Anda berantakan. Gunakan Invoice Generator dari SuperTim untuk mencetak faktur standar korporat (berformat PDF) secara instan dan gratis.

🚀 Capek Pantau Target Kerja Tim Secara Manual?

SuperTim menyelaraskan KPI, tugas, dan target tim Anda secara instan menggunakan asisten AI Coach. Tinggalkan cara lama yang tidak efisien.

Coba SuperTim Gratis Sekarang