Home/
SuperTim vs Microsoft Teams: Platform Meeting vs Sistem Manajemen Kinerja
Komparasi Produk24 Februari 20265 min read

SuperTim vs Microsoft Teams: Platform Meeting vs Sistem Manajemen Kinerja

SuperTim vs Microsoft Teams: Platform Meeting vs Sistem Manajemen Kinerja

TL;DR (Singkatnya)

Microsoft Teams adalah platform komunikasi dan meeting yang sangat baik, terutama untuk tim yang sudah dalam ekosistem Microsoft 365. Tapi Teams bukan task manager — task tracking di Teams sangat terbatas dan tidak ada KPI atau laporan kinerja otomatis. SuperTim melengkapi Teams dengan sistem manajemen kinerja yang bisnis Indonesia butuhkan.

Sejak pandemi 2020, Microsoft Teams menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk meeting online. Banyak perusahaan Indonesia yang berlangganan Microsoft 365 sudah mendapatkan akses Teams secara otomatis.

Dan seperti yang terjadi dengan banyak tools yang "sudah include" — ada kecenderungan untuk mencoba menggunakan Teams untuk semua hal, termasuk manajemen tim.

Tapi apakah Teams dirancang untuk itu? Dan di mana SuperTim mengisi gap yang Teams tidak bisa isi?

Hitung Metrik Bisnis Anda Secara Otomatis

Gunakan kalkulator gratis kami untuk menghitung Burn Rate, BEP, atau KPI karyawan tanpa rumus rumit.

Lihat Alat Gratis SuperTim

Untuk konteks lebih luas, baca juga SuperTim vs Slack — keduanya adalah platform komunikasi dengan dinamika yang sangat mirip.

Microsoft Teams: Kekuatan Sebenarnya

Teams adalah platform komunikasi dan kolaborasi yang kuat dalam ekosistem Microsoft:

  • Video meetings yang reliable dengan fitur recording dan transcription
  • Channels untuk komunikasi per topik atau proyek
  • File sharing terintegrasi dengan SharePoint dan OneDrive
  • Integrasi Microsoft 365 — buka Word, Excel, PowerPoint langsung di Teams
  • Microsoft Planner integration — task Planner bisa dilihat di tab Teams

Mengapa Teams Tidak Cukup untuk Manajemen Kinerja

1. Komunikasi dan Kerja Masih Bercampur

Sama seperti WhatsApp dan Slack, Teams mencampur komunikasi dan pekerjaan dalam satu tempat. Task yang dibahas di channel mudah tenggelam dan terlupakan.

2. Task Management Sangat Terbatas

Ingin Belajar Lebih Banyak?

Jelajahi panduan lengkap kami tentang OKR, KPI, dan manajemen tim modern.

Baca Artikel Lainnya

Tab Planner di Teams memang menampilkan task dari Microsoft Planner, tapi seperti yang sudah kami bahas di SuperTim vs Microsoft Planner — Planner sendiri sangat terbatas dalam hal KPI, reporting, dan fitur manajemen kinerja.

3. Tidak Ada KPI atau Dashboard Bisnis

Teams tidak punya modul apapun untuk tracking KPI bisnis. Tidak ada progress bar goal, tidak ada laporan kinerja otomatis, tidak ada cara cepat melihat "siapa yang merah dan siapa yang hijau".

4. Notification Overload

Teams bisa menjadi sumber notification overload yang serius — channel messages, mentions, meeting reminders, file updates — semuanya masuk ke satu tempat dan sulit diprioritaskan.

💡 Insight dari Tim SuperTim: Seperti halnya Slack, Teams adalah platform komunikasi yang excellent — gunakanlah untuk meeting, koordinasi, dan diskusi. Tapi untuk tracking kerja nyata dan KPI, Anda butuh platform yang memang dirancang untuk itu. Teams + SuperTim adalah kombinasi yang sangat powerful untuk tim yang sudah di ekosistem Microsoft. Baca juga mengapa delegasi tugas via chat sering gagal.

Perbandingan: SuperTim vs Microsoft Teams

KriteriaSuperTimMicrosoft Teams
Video Meeting❌ (pakai Teams/Meet)✅ Core feature
Real-time Chat✅ Channels & DM
Task Management✅ Full-featured⚠️ Via Planner (terbatas)
KPI Tracking✅ Terintegrasi❌ Tidak ada
Daily Check-in✅ Built-in❌ Tidak ada
Laporan Kinerja✅ Otomatis❌ Tidak ada
AI Coach Bisnis✅ Kontekstual⚠️ Copilot (M365 premium)
Bahasa Indonesia✅ Penuh❌ Inggris
Dashboard Kinerja✅ Ada❌ Tidak ada
File Collaboration✅ SharePoint integrated
Recording Meeting✅ Ada
Harga (Tim 10 Org)~Rp 990.000–1.490.000/blnGratis (Essentials) / M365
Harga Stabil Rupiah✅ Ya❌ USD
Tanpa M365 License✅ Bisa⚠️ Fitur terbatas

Solusi Optimal: Teams + SuperTim

Ini pembagian peran yang kami rekomendasikan untuk tim yang menggunakan Microsoft 365:

Microsoft Teams untuk:

  • Video meeting internal dan dengan klien
  • Diskusi channel per divisi/proyek
  • File sharing dan kolaborasi dokumen (via SharePoint)
  • One-on-one chat cepat

SuperTim untuk:

  • Task management dengan deadline dan assignee
  • KPI tracking otomatis per anggota tim
  • Daily check-in dan wellbeing monitoring
  • Laporan kinerja mingguan/bulanan otomatis
  • Dashboard Owner untuk pantau bisnis

Dengan pembagian ini, tidak ada alasan untuk mencampur "ngobrol" dengan "kerja" — dan Teams tetap menjadi platform meeting yang excellent tanpa dituntut jadi task manager.

Cara Mulai

  1. Tetap gunakan Teams untuk meeting dan komunikasi internal
  2. Daftar SuperTim gratis — bisa login dengan akun Microsoft atau email
  3. Buat workspace, invite tim, setup project dan KPI
  4. Protokol baru: "Diskusi di Teams, eksekusi di SuperTim"

Lengkapi Teams Anda dengan sistem tracking kinerja yang sesungguhnya. 🚀 Coba SuperTim Gratis

FAQ: SuperTim vs Microsoft Teams

1. Apakah SuperTim bisa diintegrasikan dengan Microsoft Teams?

Belum ada native integration saat ini. Anda menggunakan keduanya secara terpisah — Teams untuk komunikasi, SuperTim untuk task dan KPI.

2. Teams sudah punya tab Planner — kenapa perlu SuperTim?

Microsoft Planner yang ditampilkan di Teams sangat terbatas — tidak ada KPI, tidak ada check-in, tidak ada laporan kinerja. SuperTim mengisi semua gap tersebut dengan fitur yang jauh lebih lengkap untuk manajemen kinerja tim.

3. Apakah Teams Free bisa digunakan bersamaan dengan SuperTim?

Ya. Bahkan Teams Free sudah cukup untuk kebutuhan meeting dan chat, sementara SuperTim menangani task dan KPI management.

4. Bagaimana cara best practice menghindari task tenggelam di Teams channel?

Aturan terbaik yang kami rekomendasikan: setiap task yang muncul dari diskusi Teams harus langsung dibuat di SuperTim dengan assignee dan deadline — baru dianggap "official". Ini memisahkan diskusi dari komitmen kerja.

5. Apakah Microsoft Viva bisa jadi alternatif SuperTim untuk check-in dan wellbeing?

Microsoft Viva (khusus Viva Insights) punya fitur wellbeing monitoring, tapi ini add-on premium yang sangat mahal dan hanya tersedia di paket M365 tertentu. SuperTim menyediakan fitur check-in dan mood tracking yang lebih accessible dengan harga Rupiah.

Baca Juga:


\n

Suka artikel ini?

Bagikan ke rekan kerja Anda

Ditulis oleh

SuperTim Editor

SuperTim Editor

Product & Productivity Specialist