Fitur Multi-Workspace SuperTim: Kelola Banyak Bisnis atau Cabang dari Satu Akun

TL;DR (Singkatnya)
Fitur Multi-Workspace SuperTim memungkinkan satu akun mengelola beberapa workspace terpisah — ideal untuk bisnis dengan banyak cabang, holding company, agensi yang pisahkan workspace per klien, atau founder yang punya lebih dari satu venture. Setiap workspace memiliki tim, KPI, dan data yang terisolasi sepenuhnya.
Keywords utama: "kelola banyak cabang bisnis", "multi-workspace manajemen tim", "aplikasi untuk franchise Indonesia", "holding company management tools", "kelola beberapa bisnis sekaligus"
Bisnis yang tumbuh sering mencapai titik di mana satu "workspace" tidak cukup lagi:
- Anda membuka cabang kedua di kota lain — perlu tim dan KPI yang terpisah dari cabang pertama
- Anda punya dua entitas bisnis yang berbeda — misalnya agensi dan produk SaaS sendiri
- Anda adalah holding company dengan beberapa unit bisnis di bawah
- Anda agensi yang ingin pisahkan workspace per klien, bukan semua dalam satu tempat
- Anda founder multiple startup dan perlu switch konteks antar venture
Dalam semua skenario ini, kebutuhan yang sama muncul: data dan tim harus terisolasi satu sama lain, tapi Anda ingin bisa switch antar entitas dengan mudah dari satu akun yang sama.
Hitung Metrik Bisnis Anda Secara Otomatis
Gunakan kalkulator gratis kami untuk menghitung Burn Rate, BEP, atau KPI karyawan tanpa rumus rumit.
Lihat Alat Gratis SuperTimInilah yang diselesaikan oleh fitur Multi-Workspace SuperTim.
Apa Itu Multi-Workspace?
Di SuperTim, Workspace adalah unit organisasi yang paling tinggi — di dalamnya ada Projects, Teams, KPI, Goals, dan semua data tim Anda.
Dengan Multi-Workspace, satu akun SuperTim bisa mengakses dan berpindah antar beberapa workspace yang berbeda:
Akun: johan@holdingxyz.com
┣━ Workspace: "PT Maju Bersama" (agensi digital)
│ ├── Tim: 12 orang
│ ├── Projects: 15 klien aktif
│ └── KPI: per klien dan per tim member
┣━ Workspace: "Toko Online ModeKita"
│ ├── Tim: 5 orang
│ ├── Projects: Fulfillment, Marketing, CS
│ └── KPI: Revenue, delivery rate, CS response time
└━ Workspace: "Startup SaaS BizTools"
├── Tim: 8 orang
├── Projects: Product, Growth, Ops
└── KPI: MRR, WAU, Churn rate
Switch antar workspace: klik nama workspace di pojok kiri atas → pilih workspace yang dituju → tampilan berubah sepenuhnya dalam 1 detik.
Manfaat Multi-Workspace per Use Case
🏢 Bisnis Multi-Cabang
Restoran, minimarket waralaba, atau toko retail yang punya 3-10 cabang bisa setup satu workspace per cabang:
Ingin Belajar Lebih Banyak?
Jelajahi panduan lengkap kami tentang OKR, KPI, dan manajemen tim modern.
Baca Artikel Lainnya- Cabang Surabaya — tim dan KPI untuk operasional Surabaya
- Cabang Bandung — mandiri dari Surabaya
- Cabang Jakarta Pusat — mandiri
Owner bisa lihat masing-masing cabang secara terpisah — tapi juga bisa compare performance antar cabang dari dashboard multi-workspace.
KPI yang bisa ditracking per cabang:
- Revenue per hari/bulan per cabang
- Operational efficiency score
- Staff turnover per cabang
- Customer complaint rate per lokasi
🏗️ Holding Company & Multi-Entity
Holding company dengan beberapa bisnis di portfolio:
- Unit Bisnis A (properti)
- Unit Bisnis B (F&B)
- Unit Bisnis C (retail)
- Holding Corporate (team kecil)
Setiap unit bisnis punya workspace sendiri dengan tim yang terisolasi. Tim Holding bisa switch ke workspace manapun untuk review dan audit tanpa campur data.
🎯 Agensi dengan Isolasi per Klien
Agensi yang ingin menjaga data klien benar-benar terpisah:
- Workspace "Klien A — PT Busana Indo"
- Workspace "Klien B — Startup Teknologi X"
- Workspace "Internal Agensi"
Ini lebih aman dari semua klien dalam satu workspace — tidak ada risiko anggota tim satu klien melihat data klien lain.
🚀 Founder Multi-Venture
Co-founder yang terlibat di beberapa startup:
- Startup 1 (seed stage)
- Startup 2 (growth stage)
- Advisory role di Startup 3
Satu login, switch konteks dalam detik — tidak perlu logout dan login ulang dengan email berbeda.
Bagaimana Data Terisolasi Antar Workspace?
Setiap workspace adalah sandboxed environment yang sepenuhnya independen:
| Data | Terpisah per Workspace? |
|---|---|
| Anggota tim | ✅ Ya — member workspace A tidak otomatis di workspace B |
| Projects & Tasks | ✅ Ya — tidak ada cross-workspace task |
| KPI & Goals | ✅ Ya — sepenuhnya independen |
| Daily Check-in | ✅ Ya — check-in workspace A tidak terlihat di B |
| Laporan Kinerja | ✅ Ya — laporan per workspace |
| Billing | Bisa per workspace atau digabung ke satu billing |
Namun, satu orang bisa jadi member di beberapa workspace — misalnya CFO holding yang perlu akses ke semua unit bisnis. Mereka diinvite sebagai member dengan role tertentu di setiap workspace yang relevan.
Cara Setup Multi-Workspace
Membuat Workspace Baru
- Klik nama workspace Anda di pojok kiri atas
- Pilih "+ Buat Workspace Baru"
- Isi nama workspace, jenis bisnis, dan ukuran tim
- Invite anggota tim yang berbeda untuk workspace ini
- Setup project, KPI, dan Goal dari awal untuk entitas baru
Mengundang Member ke Workspace Tertentu
Setiap workspace memiliki daftar member-nya sendiri. Untuk mengundang seseorang ke workspace tertentu:
- Masuk ke workspace yang dituju
- Settings → Members → Invite Member
- Input email atau pilih dari daftar akun SuperTim yang sudah ada
Member yang sama bisa punya role berbeda di workspace berbeda — misalnya: Admin di workspace A, hanya View-Only di workspace B.
Billing Multi-Workspace
Setiap workspace dihitung sebagai langganan terpisah berdasarkan jumlah member-nya. Untuk holding company atau agensi yang mengelola banyak workspace, ada opsi consolidated billing — satu invoice untuk semua workspace aktif.
Hubungi tim kami untuk paket multi-workspace yang lebih cost-effective.
Perbandingan: Satu Workspace vs Multi-Workspace
| Situasi | Gunakan... |
|---|---|
| 1 bisnis, 1 lokasi, 5-50 orang | 1 Workspace |
| 1 bisnis, tim remote tersebar | 1 Workspace (gunakan divisi/department view) |
| 2+ cabang bisnis yang sama | Multi-Workspace (1 per cabang) |
| 2+ bisnis yang berbeda-beda | Multi-Workspace (1 per entitas) |
| Agensi dengan klien yang perlu data terisolasi | Multi-Workspace (1 per klien) |
| Franchise 10+ outlet | Multi-Workspace + consolidated billing |
FAQ: Multi-Workspace SuperTim
1. Apakah bisa melihat KPI dan laporan antar workspace dalam satu dashboard?
Saat ini setiap workspace memiliki dashboard yang independen. Fitur cross-workspace analytics (membandingkan KPI antar workspace dari satu layar) sedang dalam roadmap — akan sangat berguna untuk holding company dan bisnis multi-cabang.
2. Apakah workspace gratis (freemium) mendukung multi-workspace?
Paket freemium hanya untuk satu workspace. Multi-workspace tersedia di paket berbayar (Small Team ke atas).
3. Bagaimana cara billing jika punya 5 workspace dengan ukuran berbeda?
Setiap workspace dihitung berdasarkan jumlah membernya masing-masing. Anda mendapat invoice per workspace, atau bisa request consolidated billing dalam satu invoice.
4. Bisakah seorang anggota tim bekerja di dua workspace secara bersamaan?
Ya. Anggota tim bisa switch antar workspace yang mereka menjadi member-nya — sama seperti owner atau admin. Notifikasi pun bisa dikonfigurasi per workspace.
5. Apakah ada batas maksimum jumlah workspace dalam satu akun?
Tidak ada batas di paket berbayar — bisa punya 2, 5, atau 20 workspace. (Masing-masing workspace terpisah memiliki biaya subscription berdasarkan jumlah member-nya.)
6. Jika saya upgrade satu workspace, apakah mempengaruhi workspace lain?
Tidak. Setiap workspace memiliki subscription-nya sendiri yang independen. Upgrade satu tidak mempengaruhi yang lain.
7. Bisakah melakukan transfer data atau task antar workspace?
Saat ini tidak ada fitur transfer native antar workspace karena workspace dirancang terisolasi. Rencana ke depan ada fitur cross-workspace task reference untuk kebutuhan seperti proyek lintas unit bisnis.
Kesimpulan: Satu Akun untuk Semua Entitas Bisnis Anda
Multi-Workspace adalah fitur untuk bisnis yang sudah tumbuh — yang punya lebih dari satu entitas, lebih dari satu cabang, atau kebutuhan isolasi data yang serius.
Dari satu akun SuperTim, Anda bisa manage:
- Bisnis utama dengan semua tim dan KPI
- Cabang baru yang baru buka bulan lalu
- Side venture yang masih dalam tahap eksperimen
- Tim agensi internal yang terpisah dari workspace klien
Semua dalam satu login, pindah antar workspace dalam detik.
Baca Juga:
- SuperTim untuk Agensi Digital
- SuperTim untuk UMKM & E-commerce
- SuperTim untuk Startup
- Fitur KPI Tracking SuperTim
- Tanda Bisnis Anda Siap Scaling
🚀 Setup Workspace Pertama Anda — Coba SuperTim Gratis
\n
Ditulis oleh
SuperTim Editor
Product & Productivity Specialist
Daftar Isi
- Apa Itu Multi-Workspace?
- Manfaat Multi-Workspace per Use Case
- 🏢 Bisnis Multi-Cabang
- 🏗️ Holding Company & Multi-Entity
- 🎯 Agensi dengan Isolasi per Klien
- 🚀 Founder Multi-Venture
- Bagaimana Data Terisolasi Antar Workspace?
- Cara Setup Multi-Workspace
- Membuat Workspace Baru
- Mengundang Member ke Workspace Tertentu
- Billing Multi-Workspace
- Perbandingan: Satu Workspace vs Multi-Workspace
- FAQ: Multi-Workspace SuperTim
- 1. Apakah bisa melihat KPI dan laporan antar workspace dalam satu dashboard?
- 2. Apakah workspace gratis (freemium) mendukung multi-workspace?
- 3. Bagaimana cara billing jika punya 5 workspace dengan ukuran berbeda?
- 4. Bisakah seorang anggota tim bekerja di dua workspace secara bersamaan?
- 5. Apakah ada batas maksimum jumlah workspace dalam satu akun?
- 6. Jika saya upgrade satu workspace, apakah mempengaruhi workspace lain?
- 7. Bisakah melakukan transfer data atau task antar workspace?
- Kesimpulan: Satu Akun untuk Semua Entitas Bisnis Anda


